Prabowo : Mata Uang Indonesia Rusak Dan Melemah , BUMN Diam Diam Dijual

Prabowo : Mata Uang Indonesia Rusak Dan Melemah , BUMN Diam Diam Dijual
Nasionalindonesia. “Mata uang kita tambah rusak, tambah lemah. Apa yang terjadi adalah dalam 5 tahun terakhir kita tambah miskin, kurang-lebih 50% tambah miskin.”

Pernyataan tersebut disampaikan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di acara Ijtimak Ulama dan Tokoh Nasional yang diselenggarakan GNPF Ulama di Menara Peninsula, Jakarta Barat.
Dalam kesempatan itu Prabowo berbicara banyak mengenai isu ekonomi di era pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Menurut Prabowo, setengah dari kekayaan nasional dikuasai oleh segelintir orang. Selain itu dia juga berbicara mengenai kondisi BUMN dan keluarnya kekayaan nasional ke luar negeri.

“Hari terakhir ini BUMN kita dijual diam-diam tanpa transparansi. Pertamina sebagian dijual, Garuda bangkrut, PLN bangkrut, Perusahaan Gas Negara bangkrut,” pungkas Prabowo.

Prabowo kemudian melontarkan sindiran yang ditujukan untuk Menteri BUMN Rini Soemarno. Prabowo lalu bicara soal penerbitan obligasi sejumlah bank.

“BRI menerbitkan bond, berarti nggak ada uang di bank itu. Kita kan mau pinjem uang ke bank, Bank BRI. Dulu namanya petani dan nelayan Indonesia berani. Dulu kita semua punya Tabanas ada di BRI. Sekarang BRI terbitkan obligasi, pinjem uang. Mandiri artikel Global Bond 250000000 Global Bond. Utang itu, tapi diam-diam. Kalau yang terhormat Ibu Rini ditanya, bagaimana BUMN dijual? Saya lupa. Padahal ada dokumen beliau yang tanda tangani. Padahal ada dokumen beliau menyetujui,” ucap Prabowo.

Mantan Danjen Kopassus itu melanjutkan dengan berbicara tentang harga pangan. Prabowo menyindir pernyataan pejabat pemerintah soal beras.

“Kita harus bayar gaji, kita tidak bisa makan telur dan ayam. Kalau harga beras tinggi, rakyat disuruh diet dan puasa. Ada itikad perbaikan, mau tidak mau kita untuk melakukan perbaikan, kita harus ubah melalui kekuasaan politik,” pungkas Prabowo.

Mengacu pada pernyataannya di atas, Prabowo ingin berusaha mengubah bangsa. Prabowo ingin, jika dirinya memimpin, aset-aset bangsa aman pada tempatnya.

“Karena itu, saya dengan jajaran saya Gerindra, kita terus berjuang untuk minta mandat dari rakyat untuk bisa mengembalikan kekayaan negara, mengembalikan aset-aset negara, dan menjaga kelangsungan hidup bangsa melalui pengamanan aset negara,”pungkas Prabowo.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Prabowo Berjoget ‘Damai’, Acara Deklarasi Usai

Prabowo Mendapat Pijatan Dari Bocah Tidak DIkenal Setelah Berpidato

Zulkifli Hasan Menyebut Prabowo Presiden Di Itjima Ulama GNPF